🐋 Unsur Hara Esensial Dan Non Esensial
atauasam anorganik atau berasosiasi dengan protein atau lipid dan setelah diabsorbsi, berasosiasi dengan ion-ion negatif dalam tubuh. Meskipun mineral merupakan bagian kecil dari total jaringan badan, tapi sangat esensial atau banyak proses vital. Banyaknya berkisar antara 2% -0,00004% (mungkin lebih kecil) dari berat badan.
Unsurhara makro meliputi nitrogen (N), pospor (P), kalium (K), dan C,H,O. Sedang unsur hara sekunder meliputi calcium (Ca), magnesium (Mg), dan sulfur (S) dan unsur hara mikro antara lain : Besi (Fe), Mangan (Mn), Seng (Zn), Tembaga (Cu) , Boran (B), Molibdenium (Mo) dan Chlor (Cl). Untuk meningkatkan kadar unsur hara makro dalam tanah sudah
keterbatasanstomatal dan non-stomatal fotosintesis (Pereira et al. 2013). Tingkat kritis toksisitas Fe dalam tidak termasuk ke dalam unsur hara esensial bagi tanaman (Hayasaka et al. 2005
Unsurhara esensial yang dibutuhkan tanaman terdiri dari unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, dan S) dan unsur mikro (Zn, Cu, Mn, Mo, B, Fe, dan Cl). Secara umum semua unsur hara bersumber dari bebatuan induk tanah/mineral-mineral, kecuali unsur N yang berasal dari bahan organik (Harmsen 1977). Pertumbuhan, perkembangan dan produksi
mengandungkarbon dan satu atau lebih unsur hara selain H dan O yang esensial untuk pertumbuhan tanaman. sedangkan menurut USDA . National Organic Program. adalahsemua pupuk organik yang tidak mengandung bahan terlarang dan berasal dari bahan alami yaitu dari tanaman atau hewan, sewage sludge, dan bahan non organik tidak termasuk. Menurut USEPA,
Sumbernyadari molekul air atau H 2 O dan dari senyawa-senyawa asam. Unsur Hara Makro Terbatas Primer. 4. Nitrogen (N) Dimanfaatkan tanaman dalam bentuk Amonium (NH 4 +) pada kondisi alkalin, dan nitrat (NO 3-) dalam kondisi asam, berupa gas N 2 melalui fiksasi oleh simbiosis dengan bakteri. Rata-rata ditemukan 1,5 % dari bobot kering tanaman.
Abuadalah nama yang diberikan pada semua residu non - cair yang tersisa setelah sa,pel dibakar, dan sebagian besar terdiri dari oksida logam. Ketigabelas unsur hara esensial yang ada pada tanah, di kelompokkan menjadi unsur hara Makro dan unsur hara Mikro. Unsur hara Makro yaitu: sumber makanan yang diperlukan dalam jumlah relatif banyak
Dapatmenghambat pematangan biji atau buah. 2. Fosfor (P) Fosfor atau phospat merupakan nutrisi hidroponik yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar, termasuk ke dalam unsur hara makro. Jumlah fosfor pada tanaman lebih sedikit dibandingkan nitrogen dan kalium. Meskipun demikian, pada kenyataannya fosfor dianggap sebagai kunci keberlangsungan
FosforTanah dan Tanaman Unsur hara makro esensial Phosfor dapat disebut sebagai kunci kehidupan (key life), karena terlibat langsung pada seluruh proses antara faktor Q (quantitas P labil dan non labil) dengan I (P larutan Tanah dalam larutan tanah) → berpengaruh terhadap pasokan P terhadap tanah dan tanaman.
C1M8ps. Unsure Hara Esensial Pertumbuhan tanaman tidak hanya dikontrol oleh faktor dalam internal, tetapi juga ditentukan oleh faktor luar eksternal. Salah satu faktor eksternal tersebut adalah unsur hara esensial. Unsur hara esensial adalah unsur-unsur yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman. Apabila unsure tersebut tidak tersedia bagi tanaman, maka tanaman akan menunjukkan gejala kekurangan unsure tersebut dan pertumbuhan tanaman akan merana. Berdasarkan jumlah yang diperlukan kita mengenal adanya unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur hara makro diperlukan oleh tanaman dalam jumlah yang lebih besar berat tubuh tanaman. Sedangkan unsur hara mikro diperlukan oleh tanaman dalam jumlah yang relatif kecil beberapa ppm/ part per million dari berat keringnya. Contoh 1. Unsur N termasuk unsur hara makro. Unsur ini diperlukan oleh tanaman dalam jumlah 1- % berat kering tanaman. Unsur tersebut diperlukan oleh tanaman sebagai penyusun asam amino, protein, dan klorofil. Apabila tanaman kekurangan unsur N akan menunjukkan gejala antara lain klorosis pada daun. Gejala kekurangan N pertama kali akan muncul pada daun tertua. 2. Unsur Al tidak termasuk unsur hara esensial, sebab unsur ini meskipun jumlahnya banyak dalam tanah tetapi tidak diperlukan bagi pertumbuhan tanaman. Keberadaan unsur Al justru dapat bersifat racun bagi tanaman. Unsur ini dapat mengikat fosfat sehingga menjadi tidak tersedia bagi tanaman. 3. Unsur Cu termasuk unsur hara mikro. Unsur ini diperlukan tanaman dalam jumlah yang relatifkecil 6 ppm. Jika jumlahnya banyak, Cu akan menjadi racun bagi tanaman, misalnya Cuakan membunuh ganggang pada konsentrasi 1 ppm. Unsur hara makro antara lain C, H, O, N, P, K, S, Ca, dan Mg. Sedangkan yang termasuk unsure hara mikro adalah Fe, B, Mn, Cu, Zn, Mo, dan Cl. Beberapa unsur ada yang esensial bagi tanaman tertentu, misalnya Na, Si dan Co. Karbon diambil oleh tumbuhan dalam bentuk gas CO2 , hidrogen diambil dalam bentuk air H2O, sedangkan oksigen selain dalam bentuk CO2 dan H2O juga dapat diambil dalam bentuk O2, maupun senyawa lainnya. Unsur C, H, dan O merupakan penyusun utama makromolekul, seperti karbohidrat, lipid, protein dan asam nukleat. Setelah C, H, dan O, nitrogen merupakan unsur hara makro terpenting. Nitrogen merupakan komponen dari asam-asam amino juga protein, klorofil, koenzim dan asam nukleat. Nitrogen sering merupakan unsur pembatas pertumbuhan. Walaupun gas N2 menyusun 78 % atmosfir bumi, tumbuhan tidak dapat menggunakannya secara langsung. Gas N2 tersebut harus difiksasi oleh bakteri menjadi amonia NH3. Beberapa tumbuh-tumbuhan seperti kacang tanah, kedelai, kapri, dan tumbuhan legume lainnya bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium spp Gambar 1a. Rhizobium ini dapat memfiksasi gas N2 yang terjerap dalam pori-pori tanah dan mengkonversinya menjadi amonia. Bakteri dari genus Azotobacter, yang hidup bebas dalam tanah, juga dapat melakukan fiksasi nitrogen. Molekul NH3 dengan segera mengikat ion H+ membentuk ion NH4+. Jika bintil akar menghasilkan ion NH4+ melebihi yang diperlukan tanaman maka ion NH4+ akan dibebaskan ke dalam tanah dan dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan non legume. Ion amonium oleh bakteri nitrifikasi spesies dari genus Nitrobacter dan Nitrozomonas dapat diubah menjadi ion NO3 Tumbuhan dapat mengambil nitrogen dalam bentuk ion NH4+ maupun NO3-. Make a Comment
- Seperti manusia, tumbuhan juga membutuhkan makanan untuk melanjutkan hidupnya, apalagi untuk pertumbuhan yang baik tentunya tumbuhan membutuhkan unsur hara yang sangat penting atau esensial. Unsur hara esenisal yang sangat dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak disebut untuk hara makro. Sedangakan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit disebut unsur hara mikro. Jadi kenapa unsur hara makro dan mikro ini disebut unsur hara esensial atau penting? Seperti yang dikutip dari Arnon and Stout 1939 dalam situs Departemen Ilmu Tanah Universitas Wisconsin Madison telah menetapkan 3 kriteria mengapa unsur hara tersebut esensial atau penting, antara lain Tumbuhan tidak dapat menyelesaikan siklus hidupnya tanpa unsur hara tersebut. Unsur hara tersebut tidak dapat diganti dengan unsur lainnya. Unsur hara tersebut berperan langsung dalam metabolisme tumbuhan, jadi sangat dibutuhkan dalam proses fisiologis tertentu. sebagai contoh Nitrogen yang memiliki peran yang penting dalamsintesis karbohidrat. Selain tiga kriteria diatas ada satu kriteria lagi yang mestinya harus ditambahkan menurut Arnon and Stout yaitu unsur hara tersebut harus dibutuhkan oleh sejumlah besar spesies tanaman, bukan hanya satu atau dua spesies tunggal. Selain usur hara esensial, ada juga unsur hara yang dikatakan non esensial. Dikatakan unsur hara non esensial karena unsur hara tersebut belum diketahui secara jelas fungsinya. Sebagai contoh unsur logam Pb dan Cd. Unsur hara esensial yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak Makro antara lain Berasal dari udara dan air Karbon C, Hidrogen H, Oksigen O Unsur hara makro primer Nitrogen N, Fosfor P, Kalium K Unsur hara makro skunder Sulfur S, Kalsium Ca dan Magnesium Mg. Sedangkan unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit Mikro yaitu Besi Fe, Mangan Mn, Seng Zn, Tembaga Cu, Molibden Mo, Buron B, dan Clor Cl Sumber 06-06-2013 2339 tata604 memberi reputasi
0% found this document useful 0 votes947 views9 pagesOriginal Titleunsur hara esensial dan non © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes947 views9 pagesUnsur Hara Esensial Dan Non EsensialOriginal Titleunsur hara esensial dan non to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
unsur hara esensial dan non esensial